ETIKA DALAM PERGAULAN
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
ETIKA dalam PERGAULAN
Dalam dunia pergaulan ada etika yang
harus di jalankan. Pengertian etika pergaulan itu sendiri adalah aturan atau
batasan bagi siapapun dalam hubungan interaksi dengan sesama baik perorangan
maupun kelompok.
Dunia bergaul identic dengan dunia
remaja pada umumnya. Sering kita dengar istilah “kuper” atau kurang pergaulan.
Remaja dianggap kuper apabila remaja tersebut kurang bahkan kemungkinan sekali
tidak pernah bergaul setidaknya dengan teman-teman sebaya, di sekolah maupun
dei luar sekolah sehingga menjadi bahan tertawaan karena ketinggalan berita.
Dalam bergaul, kita juga sebaiknya
pandai menempatkan diri dan dapat membedakan bagaimana sikap kita terhadap
orang yang lebih tua dan yang lebih muda. Orang yang lebih tua atau yang
dituakan harus kita hormati, yang sebaya harus dihargai dan yang lebih muda harus
kita sayangi.
Masa remaja merupakan masa yang
sangat kritis, masa untuk melepaskan ketergantungan terhadap orang tua dan
berusaha mencapai kemandirian sehinnga dapat diterima dan diakui sebagai orang
dewasa. keberhasilan para remaja melalui masa transisi sangat dipengaruhi oleh
faktor biologis, kognitif, psikologis, maupun faktor lingkungan. dalam
kesehariannya,remaja tidak lepas dari pergaulan dengan remaja lain. remaja
dituntut memiliki keterampilan sosial (social skill) untuk dapat menyesuaikan diri
dengan kehidupan sehari-hari. keterampilan-keterampilan tersebut meliputi
kemampuan berkomunikasi, menalin hubunan dengan orang lain, mendengarkan
pendapat/ keluhan dari orang lain, memberi / menerima umpan balik, memberi/
menerima kritik, bertindak sesuai norma dan aturan yang berlaku, dan lain-lain.
B. Rumusan Masalah
1. Mengetahui prinsip-prinsip etika
pergaulan remaja
2. Faktor yang mempengaruhi
pergaulan remaja
3. Prinsip dasar pergaulan yang
sehat
BAB II
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
A.Prinsip-Prinsip
Etika Pergaulan Remaja:
1. Hak dan kewajiban
Hak kita memang layak untuk kita tuntut, tapi juga jangan sampai meninggalkan kewajiban kita sebagai makhluk sosial.
Hak kita memang layak untuk kita tuntut, tapi juga jangan sampai meninggalkan kewajiban kita sebagai makhluk sosial.
2. Tertib dan disiplin
Selalu tertib dan disiplin dalam melakukan setiap aktivitas. Disiplin waktu biar nggak keteteran.
Selalu tertib dan disiplin dalam melakukan setiap aktivitas. Disiplin waktu biar nggak keteteran.
3. Kesopanan
Senantiasa menjaga sopan santun, baik dengan teman sebaya atau orang tua dan juga guru dimanapaun dan kapanpun.
Senantiasa menjaga sopan santun, baik dengan teman sebaya atau orang tua dan juga guru dimanapaun dan kapanpun.
4. Kesederhanaan
Bersikaplah sederhana layaknya Rasulullah SAW.
Bersikaplah sederhana layaknya Rasulullah SAW.
5. Kejujuran
Jujur akan membawa kita ke dalam kebenaran. Bersikap jujurlah walau itu pahit.
Jujur akan membawa kita ke dalam kebenaran. Bersikap jujurlah walau itu pahit.
6. Keadilan
Senantiasa bersikap adil dalam bergaul. Tidak membeda-bedakan teman.
Senantiasa bersikap adil dalam bergaul. Tidak membeda-bedakan teman.
7. Cinta Kasih
Saling mencintai dan menyayangi teman kita agar terhindar dari permusuhan.
Saling mencintai dan menyayangi teman kita agar terhindar dari permusuhan.
8. Suasana & tempat pergaulan
kita
Ini sangat penting juga buat kita. Musti diperhatiin ya nih.
Ini sangat penting juga buat kita. Musti diperhatiin ya nih.
B.Faktor
yang mempengaruhi pergaulan remaja:
1. kondisi fisik
2. kebebasan emosional
3. interaksi sosial
4.pengetahuan terhadap
kemampuan diri
5. penguasaaan diri terhadap nilai
nilai moral dan agama
C.Prinsip
dasar pergaulan yang sehat:
1. saling menyadari bahwa semua
orang saling membutuhkan
2. hubungan memberikan nilai positif
bagi kedua belah pihak
3. saling menghormati dan menghargai
4. tidak berprasangka buruk
5. saling memahami perbedaan
6. saling memberikan nasehat
D.Memahami
Etika dalam Pergaulan:
- Pengenalan individu : Berusaha mengetahui sifat, sikap, pandangan hidup, latar belakang dan tingkah lalu individu yang kita kenal.
- Pengertian terhadap individu : Berusaha untuk mengerti setiap teman mempunyai ciri khasnya keunikannya, budayanya, dan pendidikannya.
- Setiap individu mempunyai kekurangan dan kelebihannya.
- Keterbukaan diri : Sangat penting karena dengan keterbukaan diri, kita dapat berkomunikasi dengan lancar, menerima pandangannya, mengerti jalan pikirannya, mengetahui apa yang menjadi pergumulannya.
- Menghormati hak – hak teman / sahabat.
- Setia : Seorang sahabat akan mengatakan apa adanya pada temannya
- Jujur, sahabat yang baik tidak akan berbasa-basi dan munafik.
Memelihara Etika Pergaulan
Posted by' Haryanto, S.Pd
onSeptember 18, 2010
Memelihara Etika Pergaulan
Beberapa waktu lalu saya sudah memaparkan
tentang Tata Krama Dalam
Bergaul. Di
postingan tersebut sebagian dari arti pergaulan dan rambu-rambu dalam pergaulan
sudah saya jabarkan. Pada artikel kali ini saya akan mengupas lebih lanjut
tentang Memelihara Etika Pergaulan,
yang mana apa saja yang berkaitan dengan etika pergaulan akan saya
bicarakan disini.
A. Apakah Etika Pergaulan itu ?
Etika pergaulan yaitu sopan
santun / tata krama dalam pergaulan yang sesuai dengan situasi dan keadaan
serta tidak melanggar norma-norma yang berlaku baik norma agama, kesopanan,
adat, hukum dan lain-lain.
B. Mengapa Etika Pergaulan harus diperhatikan ?
- Manusia dituntut untuk saling berhubungan, mengenal dan membantu.
- Agar tingkah laku kita diterima dan disenangi oleh siapa saja yang bergaul dengan kita.
- Tata krama dan tingkah laku sehari-hari merupakan cermin pribadi kita sendiri
C. Apa yang harus diperhatikan dalam etika pergaulan ?
- Pandai menempatkan diri
- Dapat membedakan bagaimana sikap kita terhadap orang yang lebih tua, sebaya, dan yang lebih muda. Misalnya :
- Orang yang lebih tua / yang dituakan harus kita hormati.
- Orang yang sebaya harus dihargai
- Orang yang lebih muda harus disayangi.
- Di Rumah :
D. Dimana dan kapan saja kita harus ber Etika?
Dalam berinteraksi/berhubungan
timbal balik dengan seluruh anggota keluarga.
1. Di Sekolah :
Dalam berinteraksi/hubungan
timbal balik dengan seluruh personal (Kepala Sekolah, Guru, Tenaga Administrasi/TU,
Pesuruh Sekolah, Teman dan lain sebagainya.
2. Di Masyarakat :
Dalam berinteraksi/hubungan
timbal balik dengan anggota masyarakat. Misal di Toko dengan pelayan Toko, di
Kantor Pos dengan karyawannya, dan sebagainya.
E. Beberapa contoh sopan santun dalam pergaulan :
- Dalam berbicara
- Dalam berkenalan
- Dalam menelpon
- Dalam menegur / memberi hormat
- Dalam bertamu
- Dalam berpakaian
- Dalam surat-menyurat.
Sedikit pengetahuan mengenai etika
pergaulan, semoga bisa dialikasikan dalam masyarakat. Semoga
bermanfaat!
Memelihara Etika Pergaulan
Read more: ETIKA BERGAUL : Memelihara Etika Pergaulan
DUNIA PERGAULAN DAN ETIKA PERGAULAN REMAJA
DUNIA PERGAULAN DAN ETIKA PERGAULAN REMAJA
Masa remaja merupakan masa yang sangat kritis, masa untuk melepaskan ketergantungan terhadap orang tua dan berusaha mencapai kemandirian sehingga dapat diterima dan diakui sebagai orang dewasa. keberhasilan para remaja melalui masa transisi sangat dipengaruhi oleh faktor biologis(faktor fisik), kognitif(kecerdasan intelektual), psikologis(faktor mental), maupun faktor lingkungan. Dalam kesehariannya,remaja tidak lepas dari pergaulan dengan remaja lain. remaja dituntut memiliki keterampilan sosial (social skill) untuk dapat menyesuaikan diri dengan kehidupan sehari-hari. keterampilan-keterampilan tersebut meliputi kemampuan berkomunikasi, menjalin hubungan dengan orang lain, mendengarkan pendapat/ keluhan dari orang lain, memberi / menerima umpan balik, memberi/ menerima kritik, bertindak sesuai norma dan aturan yang berlaku, dan lain-lain.
Prinsip-prinsip etika pergaulan remaja
1. Hak dan kewajiban
Hak kita memang layak untuk kita tuntut, tapi juga jangan sampai meninggalkan kewajiban kita sebagai makhluk sosial.
2. Tertib dan disiplin
Selalu tertib dan disiplin dalam melakukan setiap aktivitas. Disiplin waktu biar nggak keteteran.
3. Kesopanan
Senantiasa menjaga sopan santun, baik dengan teman sebaya atau orang tua dan juga guru dimanapaun dan kapanpun.
4. Kesederhanaan
Bersikaplah sederhana .
5. Kejujuran
Jujur akan membawa kita ke dalam kebenaran. Bersikap jujurlah walau itu pahit.
6. Keadilan
Senantiasa bersikap adil dalam bergaul. Tidak membeda-bedakan teman.
7. Cinta Kasih
Saling mencintai dan menyayangi teman kita agar terhindar dari permusuhan.
8. Suasana & tempat pergaulan kita
Ini sangat penting juga buat kita. Musti diperhatiin ya nih.
Faktor yang mempengaruhi pergaulan remaja
Sebagai makhluk sosial, individu di tuntut untuk mampu mengatasi segala permasalahan yang timbul sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungan sosial dan mampu menampilkan diri sesuai dengan aturan atau norma yang berlaku. Begitu juga dengan pergaulan pada remaja, ada beberapa faktor yang bisa memengaruhinya antara lain :
1. Kondisi fisik
2. Kebebasan Emosional
3. Interaksi sosial.
4. Pengetahuan terhadap kemampuan diri
5. Penguasaan diri terhadap nilai-nilai moral dan agama
Prinsip dasar pergaulan yang sehat
Pergaulan yang sehat adalah pergaulan yang tidak terjebak dalam dua kutub yang ekstrem, yaitu terlalu sensitive (menutup diri) atau terlalu bebas. Semestinya lebih di tekankan kepada hal-hal positif, seperti untuk mempertegas eksistensi diri atau guna menjalin persaudaraan serta menambah wawasan.
1. Saling menyadari bahwa semua orang saling membutuhkan
dan merasa paling benar. Seperti kita ketahui bersama bahwa setiap manusia pasti akan membutuhkan manusia lain. Keadaan ini harus kita sadari betul, supaya kita tidak menjadi manusia paling egois
2. Hubungan memberikan nilai positif bagi kedua belah pihak
Hubungan yang baik adalah hubungan yang saling menguntungkan. Saya yakin anda tidak suka di rugikan demikian sebaliknya orang lain juga tidak suka kita rugikan. Dari itulah salah satu dasar pergaulan sehat yang lain adalah simbiosis mutualisme. Jangan sampai kita berpikir untuk merugikan orang lain
3. Saling menghormati dan menghargai
Satu kata yang selalu saya ingat jika kita ingin di harga dan di hormati orang lain, maka kita harus lebih dulu bisa menghargai dan menghormati orang lain. Mengahargai dan menghormati orang lain ini bisa di lakukan dengan banyak hal seperti menghargai dan menghormati pendapat orang lain, menghargai dan menghormati cara beribadah orang lain, menghargai dan menghormati adat istiadat orang lain, menghargai dan menghormati cara berpikir orang lain dan sebagainya.
4. Tidak berprasangka buruk
Agama menapun jelas melarang seseorang untuk berprasangka buruk kepada orang lain. Karena prasangka buruk hanya akan mendatangkan masalah dan permusuhan antara kita dengan orang lain.
5. Saling memahami perbedaan
Manusia di lahirkan dengan berbagai macam perbedaan, baik itu dari segi fisik, psikologis, ras, suku, budaya dan lain-lain. Setiap manusia itu memiliki keunikan tersendiri, karena hal inilah kita harus memahami perbedaan tersebut.
6. Saling memberikan nasihat
Orang bijak berkata teman yang baik adalah teman yang selalu mengajak ke jalan yang baik dan mencegah ke jalan yang tidak baik. Ini juga salah satu prinsip pergaulan yang sehat. Dengan saling memberikan nasehat, kita secara tidak langsung, menjalin hubungan yang lebih sehat bukan hanya untuk dunia saja, tapi juga untuk akhirat kelak.
Memahami Etika dalam Pergaulan
Dari pembahasan di atas kami menyimpulkan:
1. Etika pergaulan adalah sopan santun atau tata krama dalam pergaulan yang sesuai dengan situasi dan keadaan serta tidak melanggar norma-norma yang berlaku baik norma agama, kesopanan, adat, hukum dan lain-lain.
2. Cara yang baik bersikap dalam pergaulan adalah bagaimana seseorang tersebut mengutamakan perilaku yang sopan santun saat berhubungannya dengan setiap orang.
3. Dunia pergaulan banyak jenisnya. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor, yaitu faktor umur, pekerjaan, keterikatan, lingkungan dan sebagainya.
4. Dampak positif dari pergaulan adalah Mampu membentuk kepribadian yang baik yang bisa diterima di berbagai lapisan sehingga bisa tumbuh dan berkembang menjadi sosok individu yang pantas diteladani.
5. Dampak negatif dari pergaulan adalah tumbuh menjadi sosok individu dengan kepribadian yang menyimpang.
Berbagai masalah tentang masalah pergaulan remaja pada masa ini, terutama di negara kita Indonesia, yang dikenal dengan baik budaya ketimuran kita yang terkenal mengerti akan sopan santun juga marak terjadi.
Semua permasalahan itu contohnya :
Narkoba
Penyakit HIV/AIDS
Hamil di luar nikah
Mencuri
Clubing
Perkataan Buruk dan Jorok
Tawuran dan Perkelahian
Merokok
Membolos Sekolah
Peniruan Budaya Barat, dsb.


Masalah pergaulan remaja juga dapat dijadikan sarana titik kebangkitan para remaja dengan cara melakukan kegiatan yang berguna bagi diri sendiri dan orang lain, seperti mewakili sekolah masing-masing dalam perlombaan, melakukan penanaman hijau, dan lain sebagainya. Dengan kegiatan tersebut, maka dapat membantu remaja dalam menyiapkan masa depannya.
Maka, sebagai kesimpulan khusus berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dar analisis data ialah :
1. Lingkungan pergaulan dapat mengubah kepribadian para remaja.
2. Remaja dengan lingkungan pergaulan yang baik lebih baik kepribadiannya daripada anak dengan lingkungan pergaulan yang jelek.
3. Peran orang tua, teman, guru, dan masyarakat sangatlah dibutuhkan bagi remaja dalam bentuk contoh dan nasihat untuk menghadapi masalah pergaulan remaja.
4. Timbulnya rasa peduli terhadap lingkungan dan pergaulan remaja, setelah melakukan perbuatan yang baik dan berguna.
Oleh karena itu, kita yang ‘remaja’ harus berhati hati agar kita tidak terjebak dan tidak mudah terpengaruh pergaulan jaman sekarang yang bersifat negatif^^

Kata Pengantar
Puji dan syukur tim penulis panjatkan kepada Allah subhanahu wa ta’ala
atas segala curahan rahmat, taufik, hidayah dan karunia-Nya, sehingga tugas
presentasi dan makalah ini dapat diselesaikan dengan baik. Tugas ini dibuat dan
disusun sebagai tugas kelompok 4 dalam mata kuliah Teori Organisasi umun 1 #.
Makalah yang kami buat membahas tentang “Etika Pergaulan”.
Dalam kesempatan ini tim penulis mengucapkan terima kasih kepada :
- Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, beserta Rasul-Nya, baginda Rasulullah Muhammad, SAW.
- Ibu Lista Kusprianti selaku dosen mata kuliah Teori Organisasi Umum 1# yang telah memberikan bimbingan dan masukan selama tim penulis mengerjakan makalah ini.
- Semua anggota kelompok 4 yang telah membantu dalam menyelesaikan tugas ini.
Tim penulis menyadari bahwa tugas yang kami buat masih jauh dari sempurna.
Oleh karena itu, tim penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang
membangun bagi perbaikan pembuatan tugas dimasa yang akan datang. Semoga tugas
ini dapat bermanfaat bagi tim penulis khususnya juga bagi semua pihak umumnya.
Depok, Oktober 2014
Kelompok 7
Daftar isi
Kata Penghantar……………………………………………………………….. i
Daftar Isi ………………………………………………………………………….. ii
Pengertian Etika Pergaulan ……………………………………………….. 1
Beberapa Contoh Sopan Santun Dalam Pergaulan ………………. 2
- Dalam Berbicara…………………………………………………. 2
- Dalam Berpakaian ……………………………………………… 2
- Dalam Menalphone …………………………………………….. 2
- Dalam menegur / memberi hormat ……………………….. 3
- Dalam bertamu ………………………………………………….. 3
- Dalam berpakaian ………………………………………………. 4
Etika Pergaulan Remaja …………………………………………………….. 5
Prinsip-prinsip etika pergaulan remaja …………………………………. 5
Faktor yang mempengaruhi pergaulan remaja ………………………. 6
Prinsip dasar pergaulan yang sehat …………………………………….. 6
Kesimpulan etika pergaulan remaja …………………………………….. 8
- Kesimpulan 1 ……………………………………………………… 8
- Kesimpulan 2 ……………………………………………………… 8
Daftar Pustaka ………………………………………………………………….. iii
ETIKA PERGAULAN
Kata etika pergaulan yaitu berasal dari bahasa Perancis yang artinya
pedoman/aturan-aturan tentang sopan santun/tatakrama, yang sesuai dengan
situasi dan keadaan serta tidak melanggar norma-norma yang berlaku baik norma
agama, kesopanan, adat, hukum dan lain-lain.
Etika juga dapat dipergunakan sebagai tolok ukur kepribadian seseorang.
Etika dapat dibentuk melalui berbagai cara, antara lain dengan pergaulan,
pendidikan, lingkungan dan kebiasaan.
Yang harus diperhatikan dalam etika pergaulan baik dengan orang sebaya,
dibawah maupun yang diatas kita baik disisi sosial maupun usia adalah prinsip
saling menghormati. Dengan etika yang baik dapat dipastikan bahwa seseorang
akan dapat diterima dengan baik dalam pergaulan sehari-hari
Mengapa Etika Pergaulan harus diperhatikan ? itu karena.
- Manusia harus dituntut untuk saling berhubungan, mengenal dan membantu.
- Agar tingkah laku kita diterima dan disenangi oleh siapa saja yang bergaul dengan kita.
- Tata krama dan tingkah laku sehari-hari merupakan cermin pribadi kita sendiri
Hal mendasar dalam etika pergaulan adalah :
- Bersikap sopan santun dan ramah
- Perhatian terhadap orang lain
- Mampu menjaga perasaan orang lain
- Toleransi dan rasa ingin membantu
- Mampu mengendalikan emosi diri
yang harus di perhatikan dalam pergaulan adalah :
- Pandai menempatkan diri
- Dapat membedakan bagaimana sikap kita terhadap orang yang lebih tua, sebaya, dan yang lebih muda. Misalnya :
- Orang yang lebih tua / yang dituakan harus kita hormati.
- Orang yang sebaya harus dihargai
- Orang yang lebih muda harus disayangi.
di dalam ber etika kita dapat melakukannya pada saat :
- Di Sekolah
Dalam berinteraksi/hubungan timbal balik dengan seluruh personal (Kepala
Sekolah, Guru, Tenaga Administrasi/TU, Pesuruh Sekolah, Teman dan lain
sebagainya.
- Di Masyarakat
Dalam berinteraksi/hubungan timbal balik dengan anggota masyarakat. Misal
di Toko dengan pelayan Toko, di Kantor Pos dengan karyawannya, dan sebagainya.
- Di Rumah
Dalam berinteraksi/hubungan timbal balik dengan anggota keluarga, baik
orang tua maupun saudara.
Beberapa contoh sopan santun dalam pergaulan :
- Dalam berbicara
Etika yang baik dalam berbicara yaitu:
- Harus menatap lawan bicara.
- Suara harus jelas terdengar.
- Menggunakan tata bahasa yang baik.
- Jangan menggunakan nada suara yang tinggi.
- Bias mengimbangi lawan bicara.
- Berusaha menyenangkan lawan bicara.
- Mampu menciptakan suasana humor.
- Memuji lawan bicara.
- Mampu menjadi pendengar yang baik.
- Dalam berbicara hindari hal-hal sebagai berikut ;
- Membicarakan kejelekan orang lain
- Membicarakan hal yang sensitif
- Memotong pembicaraan orang
- Mendominasi pembicaraan
- Banyak membicarakan diri sendiri
- Dalam berkenalan
etika yang baik dalam berkenalan yaitu :
- Ucapkan nama dengan jelas.
- Lakukan kontak mata.
- Jabat tangan dengan hangat, tidak dingin.
- Perkenalkan pria pada wanita, yang muda kepada yang tua atau yang memiliki jabatan.
- Pada saat sedang duduk, sebaiknya berdiri sebentar.
- Jangan melakukan perkenalan di tempat yang ramai
- Dalam menelpon
etika yang baik dalam menelpon yaitu :
- Segera angkat telpon yang berdering
- Sebutkan salam dan nama anda.
- Bersikaplah dengan hangat
- Jangan menerima telpon sambil makan
- Bila telpon terputus maka penelpon pertama harus menyambung kembali
- Jangan telpon sambil menelpon orang lain
- Kendalikan emosi anda pada saat menerima telpon
- Ucapkan kata-kata yang jelas jelas, jangan menggumam
- Hindari pembicaraan dengan akrab yang berlebihan
- Pada akhir pembicaraan ucapkan salam penutup sebagai ucapan terima kasih
- Dalam menegur / memberi hormat
etika yang baik dalam bertamu yaitu :
- Bila berjumpa dengan segerombolan kenalan atau teman-teman, hendaknya kita terlebih dahulu menegur atau memberi hormat kepada perempuan tertua dari rombongan itu. Sesudah itu baru pada yang lain,
- Ketika menegur atau memberi hormat, jangan menyimpan tangan di saku atau meletakkanya di bagian pinggang, karena akan memberi kesan sombong dan tidak sopan dalam pandangan orang terpelajar.
- Dalam bertamu
etika yang baik dalam bertamu yaitu :
- Beritahu lebih dahulu untuk mendapat kepastian apakah tuan rumah ada di tempat dan bersedia dikunjungi.
- Tepat waktu untuk memberikan kesan yang baik pada tuan rumah dan menghargai waktu tuan rumah
- Masuk, bila sudah dipersilahkan. Bila pintu tidak terkunci, jangan sembarangan masuk. Bila pintu terkunci ketuklah atau bunyikan bel dan bersabar.
- Ucapkan salam. Sebagai penghormatan kepada tuan rumah dan tanda bahwa anda telah datang. Demikian juga pada saat hendak pamit.
- Ingat waktu. Walaupun tuan rumah sangat ramah dan kelihatannya senang atas kunjungan anda.
- Jangan memegang barang. Sebelum mendapatkan ijin dari tuan rumah pujilah tentang barangnya.
- Jangan merokok bila belum dipersilakan.
- Jaga sikap dan omongan. Jangan sekali-kali mengkritik interior rumahnya, seberantakan apapun.
- Situasi rumah. Bila situasi rumah sedang kurang enak atau membutuhkan perhatian tuan rumah, sebaiknya segera pamit.
- Jika ada tamu lain. Perkenalkan diri anda pada tamu yang datang lebih dahulu.
- Dalam berpakaian
Dalam etika pergaulan penampilan seseorang dapat memberikan kesan yang baik
atau sebaliknya. Penampilan yang menarik dan memikat merupakan modal untuk
dapat meraih sukses dalam pergaulan. Penampilan yang menarik dan memikat dapat
diperoleh dangan cara :
- Memahami kelebihan dan kekurangan diri sendiri
- Memahami bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan
- Menjauhkan diri dari rasa minder dan rendah diri
- Bersikap wajar, tidak “over atau under confidence
Dan dalam etika berpakaian pun kita harus mengenal karakteristik tubuhkita
, berikut ini saya mencontohkan beberapa hal dalam etika berpakain :
- Bagi yang bertubuh kurus :
- Hindari pakaian yang ketat
- Diutamakan bahan yang halus dan melayang
- Warna terang lebih dianjurkan
- Gunakan motif garis horizontal
- Bagi yang bertubuh besar:
- Hindari busana motif horizontal
- Hindari ornamen busana dan asesori berlebihan
- Warna kulit terang akan lebih menarik mempergunakan busana yang berwarna gelap
- Bagi wanita, perpaduan motif dan warna busana baik kebaya/ blus, kain panjang/ rok dan selendang/pasmina disesuaikan. Busana bermotif dipadu dengan setelan senada.
- Bagi pria, warna kemeja diusahakan serasi dengan warna jas dan dasi. Kemeja motif kotak-kotak tidak disarankan dipadu dengan jas pada acara resmi. Pemakaian dasi disesuaikan dengan warna kemeja daripada warna jasnya.
- Pada setelan jas maupun kemeja berdasi disarankan tidak menyelipkan pin atau benda lain yang membuat saku menggelembung (kacamata, handphone dll).
- Pada pemakaian dasi pangkalnya harus berakhir pada gesper ikat pinggang yang dipakai. Dasi kupu-kupu hanya untuk pakaian dan acara tertentu.
- Untuk acara resmi pakai sepatu warna hitam dan kaos kaki disesuaikan dengan warna jas atau warna hitam. Hindari sepatu dengan sol karet atau warna lain
Kepribadian yang baik merupakan pribadi yang :
- Disukai banyak orang, dihargai dan dinilai sebagai orang yang menyenangkan dalam pergaulan.
- Dianggap sebagai orang yang patut mendapatkan kepercayaan dan penghargaan.
- Biasanya adalah orang yang suka melakukan kebaikan dan menjauhi kejahatan, suka menolong dan memberi perhatian terhadap kepentingan orang lain.
- Yang sanggup mengasihi orang lain, walaupun orang itu telah menyakiti hatinya, dan mau mengampuni kesalahan orang lain.
- Tidak pernah lari dari tanggung jawab dan konsekuen dalam bertindak.
ETIKA PERGAULAN REMAJA
Masa remaja merupakan masa yang sangat kritis, masa untuk melepaskan
ketergantungan terhadap orang tua dan berusaha mencapai kemandirian sehingga
dapat diterima dan diakui sebagai orang dewasa. keberhasilan para remaja
melalui masa transisi sangat dipengaruhi oleh faktor biologis(faktor fisik),
kognitif(kecerdasan intelektual), psikologis(faktor mental), maupun faktor
lingkungan. Dalam kesehariannya,remaja tidak lepas dari pergaulan dengan remaja
lain. remaja dituntut memiliki keterampilan sosial (social skill) untuk dapat
menyesuaikan diri dengan kehidupan sehari-hari. keterampilan-keterampilan
tersebut meliputi kemampuan berkomunikasi, menjalin hubungan dengan orang lain,
mendengarkan pendapat/ keluhan dari orang lain, memberi / menerima umpan balik,
memberi/ menerima kritik, bertindak sesuai norma dan aturan yang berlaku, dan
lain-lain.
- Prinsip-prinsip etika pergaulan remaja
- Hak dan kewajiban
Hak kita memang layak untuk kita tuntut, tapi juga jangan sampai
meninggalkan kewajiban kita sebagai makhluk sosial.
- Tertib dan disiplin
Selalu tertib dan disiplin dalam melakukan setiap aktivitas. Disiplin waktu
biar nggak keteteran.
- Kesopanan
Senantiasa menjaga sopan santun, baik dengan teman sebaya atau orang tua
dan juga guru dimanapaun dan kapanpun.
- Kesederhanaan
Bersikaplah sederhana .
- Kejujuran
Jujur akan membawa kita ke dalam kebenaran. Bersikap jujurlah walau itu
pahit.
- Keadilan
Senantiasa bersikap adil dalam bergaul. Tidak membeda-bedakan teman.
- Cinta Kasih
Saling mencintai dan menyayangi teman kita agar terhindar dari permusuhan.
- Suasana & tempat pergaulan kita
Ini sangat penting juga buat kita. Musti diperhatiin ya nih.
B . Faktor yang mempengaruhi pergaulan remaja
Sebagai makhluk sosial, individu di tuntut untuk mampu mengatasi segala
permasalahan yang timbul sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungan sosial
dan mampu menampilkan diri sesuai dengan aturan atau norma yang berlaku. Begitu
juga dengan pergaulan pada remaja, ada beberapa faktor yang bisa memengaruhinya
antara lain :
- Kondisi fisik
- Kebebasan Emosional
- Interaksi sosial.
- Pengetahuan terhadap kemampuan diri
- Penguasaan diri terhadap nilai-nilai moral dan agama
- Prinsip dasar pergaulan yang sehat
Pergaulan yang sehat adalah pergaulan yang tidak terjebak dalam dua kutub
yang ekstrem, yaitu terlalu sensitive (menutup diri) atau terlalu bebas.
Semestinya lebih di tekankan kepada hal-hal positif, seperti untuk
mempertegas eksistensi diri atau guna menjalin persaudaraan serta menambah
wawasan.
- Saling menyadari bahwa semua orang saling membutuhkan
dan merasa paling benar. Seperti kita ketahui bersama bahwa setiap manusia
pasti akan membutuhkan manusia lain. Keadaan ini harus kita sadari betul,
supaya kita tidak menjadi manusia paling egois
- Hubungan memberikan nilai positif bagi kedua belah pihak
Hubungan yang baik adalah hubungan yang saling menguntungkan. Saya yakin
anda tidak suka di rugikan demikian sebaliknya orang lain juga tidak suka kita
rugikan. Dari itulah salah satu dasar pergaulan sehat yang lain adalah
simbiosis mutualisme. Jangan sampai kita berpikir untuk merugikan orang lain
- Saling menghormati dan menghargai
Satu kata yang selalu saya ingat jika kita ingin di harga dan di hormati
orang lain, maka kita harus lebih dulu bisa menghargai dan menghormati orang
lain. Mengahargai dan menghormati orang lain ini bisa di lakukan dengan banyak
hal seperti menghargai dan menghormati pendapat orang lain, menghargai dan
menghormati cara beribadah orang lain, menghargai dan menghormati adat istiadat
orang lain, menghargai dan menghormati cara berpikir orang lain dan sebagainya.
- Tidak berprasangka buruk
Agama menapun jelas melarang seseorang untuk berprasangka buruk kepada
orang lain. Karena prasangka buruk hanya akan mendatangkan masalah dan
permusuhan antara kita dengan orang lain.
- Saling memahami perbedaan
Manusia di lahirkan dengan berbagai macam perbedaan, baik itu dari segi
fisik, psikologis, ras, suku, budaya dan lain-lain. Setiap manusia itu memiliki
keunikan tersendiri, karena hal inilah kita harus memahami perbedaan tersebut.
- Saling memberikan nasihat
Orang bijak berkata teman yang baik adalah teman yang selalu mengajak ke
jalan yang baik dan mencegah ke jalan yang tidak baik. Ini juga salah satu
prinsip pergaulan yang sehat. Dengan saling memberikan nasehat, kita secara
tidak langsung, menjalin hubungan yang lebih sehat bukan hanya untuk dunia
saja, tapi juga untuk akhirat kelak.
Kesimpulan etika pergaulan remaja
Kesimpulan 1:
- Etika pergaulan adalah sopan santun atau tata krama dalam pergaulan yang sesuai dengan situasi dan keadaan serta tidak melanggar norma-norma yang berlaku baik norma agama, kesopanan, adat, hukum dan lain-lain.
- Cara yang baik bersikap dalam pergaulan adalah bagaimana seseorang tersebut mengutamakan perilaku yang sopan santun saat berhubungannya dengan setiap orang.
- Dunia pergaulan banyak jenisnya. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor, yaitu faktor umur, pekerjaan, keterikatan, lingkungan dan sebagainya.
- Dampak positif dari pergaulan adalah Mampu membentuk kepribadian yang baik yang bisa diterima di berbagai lapisan sehingga bisa tumbuh dan berkembang menjadi sosok individu yang pantas diteladani.
- Dampak negatif dari pergaulan adalah tumbuh menjadi sosok individu dengan kepribadian yang menyimpang.
Berbagai masalah tentang masalah pergaulan remaja pada masa ini, terutama
di negara kita Indonesia, yang dikenal dengan baik budaya ketimuran kita yang
terkenal mengerti akan sopan santun juga marak terjadi.
Semua permasalahan itu contohnya :
Narkoba, Sex bebas, Penyakit HIV/AIDS, Hamil di luar nikah, Mencuri,
Clubing, Perkataan Buruk dan Jorok, Tawuran dan Perkelahian, Merokok, Membolos
Sekolah, Peniruan Budaya Barat, dsb.
Kesimpulan 2 :
- Lingkungan pergaulan dapat mengubah kepribadian para remaja.
- Remaja dengan lingkungan pergaulan yang baik lebih baik kepribadiannya daripada anak dengan lingkungan pergaulan yang jelek.
- Peran orang tua, teman, guru, dan masyarakat sangatlah dibutuhkan bagi remaja dalam bentuk contoh dan nasihat untuk menghadapi masalah pergaulan remaja.
- Timbulnya rasa peduli terhadap lingkungan dan pergaulan remaja, setelah melakukan perbuatan yang baik dan berguna.







0 komentar:
Posting Komentar